Fungsi dan Manfaat Ruang Terbuka Hijau untuk Kesehatan

Fungsi dan Manfaat Ruang Terbuka Hijau untuk Kesehatan

Levitracheapest20mg – Ruang terbuka hijau menjadi salah satu syarat untuk menciptakan lingkungan yang sehat. Tak sekedar memberikan pemandangan yang lebih nyaman dilihat, namun ruangan terbuka hijau sanggup memberikan manfaat yang signifikan untuk kesehatan Anda.

Menurut dr.Fiona Amelia, MPH, dari KlinikDokter, banyak faktor yang menentukan lingkungan sehat. Hal tersebut meliputi ketersediaan transportasi umum, ruang terbuka hijau, kelengkapan layanan kesehatan, hingga sarana pendidikan yang layak.

“Selain itu, perlu juga adanya upaya pencegahan penyakit dan pengurangan pencemaran lingkungan. Kota yang sehat akan membuat penduduknya, dapat menjalani gaya hidup sehat sehingga kualitas hidupnya baik secara fisik, “tambah dr.Fiona.

Setiap tahunnya, Kementerian Kesehatan memberikan penghargaan Swasti Saba bagi kota atau kabupaten yang dianggap sehat. Penghargaan tersebut salah satunya melibatkan penilaian terkait adanya ruang terbuka hijau, sehingga ini membuktikan bahwa keberadaannya dinilai penting.

Ruang terbuka hijau dan manfaatnya untuk kesehatan

Menurut sebuah penelitian yang baru-baru ini dipublikasikan di jurnal media “Journal of the American Heart Association”, tinggal di lingkungan dengan banyak ruang terbuka hijau bisa berdampat baik terhadap kesehatan jantung.

“Penelitian kami menunjukkan bahwa lingkungan yang padat pepohonan, semak-semak, atau vegetasi hijau lainnya mungkin baik untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah,” kata Aruni Bhatnagar, salah satu penulis penelitian sekaligus direktur Pusat Diabetes dan Obesitas di Universitas Louisville, Amerika Serikat, kepada webMD.

Penelitian ini meneliti efek lingkungan yang memiliki banyak ruang hijau terbuka selama lima tahun terhadap orang-orang yang melakukan rawat jalan di klinik kardiologi Universitas Louisville. Sebagian besar partisipan beresiko mengalami penyakit kardiovaskular. Selama rentang waktu penelitian, para peneliti mengumpulkan sampel darah dan urine dari 308 orang, dari usia, etnis, dan level sosio-ekonomi yang berbeda-beda.

Para peneliti kemudian menilai sampel tersebut sebagai penanda kerusakan pembuluh darah dan resiko penyakit kardiovaskular. Para peneliti juga mengukur kepadatan ruang hijau terbuka yang tesedia dengan tingkat polusi di mana para peserta tinggal. Mereka menemukan bahwa lingkungan tempat tinggal dengan lebih banyak vegetasi, orang-orangnya memiliki level epinefrin yang lebih rendah dalam urinenya, yang mana ini merupakan indikasi tingkat stres yang lebih rendah.

Efek epinefrin pada wanita

Tak hanya itu, peneliti juga menemukan kadar F2-isoprostane yang lebih rendah pada urine partisipan. Kondisi tersebut mengindikasikan lebih rendahnya stres oksidatif (kerusakan pembuluh darah dan organ tubuh akibat gerakan radikal bebas yang labil dan tak terkendali) dan kondisi kesehatan yang lebih baik.

Kaitan ruang terbuka hijau dengan epinefrin ditemukan lebih besar dirasakan partisipan wanita, partisipan yang tak pernah mengalami serangan jantung, serta partisipan yang tidak sedang dalam terapi beta blocker (obat untuk mengurangi tekanan jantung dan beban kerjanya). Meski demikian penelitian ini tidak membuktikan bahwa ruang hijau terbuka benar-benar dapat menurunkan resiko penyakit jantung, melainkan hanya mengamati sebuah asosiasi.

Sebelumnya ada pula penelitian di Inggris yang menemukan bahwa penduduk kota yang tinggal di dekat ruang terbuka hijau akan merasakan dampat positif yang berkelanjutan. Penelitian yang diterbitkan di jurnal “Environmental Science and Technology” ini menyebut ahwa akses terhadap taman kota bisa mengurangi atau mengatasi depresi dan kecemasan.

Pada dasarnya, lingkungan fisik maupun nonfisik akan membentuk karakter dan kesehatan manusia yang hidup di dalamnya. Akses terhadap ruang terbuka hijau atau taman bisa memotivasi penduduk yang tinggal di sekitarnya untuk lebih aktif bergerak, seperti berolahraga. Olahraga akan sangat bermanfaat bagi kesehatan fisik dan mental. Tak hanya itu, manfaat dengan adanya ruang terbuka hijau juga membuat warga sekitar bisa menikmati kualitas udara yang lebih baik, sehingga memiliki resiko yang lebih rendah untuk terkena penyakit pernapasan.

  1. Ruang Terbuka Hijau Memiliki Fungsi EkologiRTH atau Ruang Terbuka Hijau merupakan ‘paru-paru’ kota atau wilayah. Tumbuhan dan tanaman hijau dapat menyerap kadar karbondioksida (CO2), menambah oksigen, menurunkan suhu dengan keteduhan dan kesejukan tanaman, menjadi area resapan air, serta meredam kebisingan.
  2. Ruang Terbuka Hijau menjadi ruang tempat warga dapat bersilahturahmi dan berekreasi

    Anak-anak mendapatkan ruang untuk bermain, sehingga tidak terelalu banyak menghabiskan waktu di depan televisi atau video game. Masyarakat dapat berjalan kaki, berolahraga, dan melakukan aktivitas lainnya.
  3. Ruang Terbuka Hijau Memiliki Fungsi Estetis.Kehadiran ruang terbuka hijau memperindah pemukiman, komplek perumahan, perkantoran, sekolah, mall, dan lain-lain. Bayangkan suasana kantor yang ‘kering’, sekolah yang panas, perumahan yang gersang, mall yang halnya dipenuhi tembok dan tanaman artifisial. Bandingkan dengan kantor, sekolah, perumahan, dan mall yang menghijau. Bukan saja hati dan perasaan jadi adem. Kepala pun bisa diajak berpikir lebih jernih dan kreatif.
  4. Ruang Terbuka HIjau dalam tata kota Memiliki Fungsi PlanologiRuang terbuka hijau dapat menjadi pembatan antara satu ruang dengan ruang lainnya yang berbeda peruntukannya.
  5. Ruang Terbuka Hijau Memenuhi Fungsi PendidikanRuang terbuka hijau menjadi ruang tempat satwa dan tanaman yang bisa dijadikan sarana belajar. Kalau anak-aak juga dilibatkan dalam pengelolaan ruang terbuka hijau ini, mereka juga akan mendapatkan pelajaran soft skill yang penting dan mungkin tak bisa didapatkan di bangku sekolah: belajar berorganisasi dan menghayati nilai-nilai luhur dari upaya menjaga kelestarian lingkungan. Ini bekal yang penting bagi mereka sebagai generasi penerus di masa depan, jadi mengapa sekarang?
  6. Ruang Terbuka Hijau juga punya Fungsi Ekonomis.Jenis-jenis tanaman tertentu punya nilai jual dan nilai konsumsi yang lumayan. Bunga, buah-buahan, kayu-kayuan. Apabila ditata dengan baik, ruang terbuka hijau bukan saja menjadi lokasi wisata yang strategis, namun juga menghasilkan nilai ekonomi bagi pengelolanya. Oleh karena itu, keberadaan ruang terbuka hijau dapat menyejahterakan masyarakat di sekitarnya.

Dengan sekian banyak manfaatnya, bisa kita pahami mengapa keberadaan ruang terbuka hijau menjadi sangat penting dalam perencanaan wilayah. Tanpa ruang terbuka hijau, sebuah kawasan akan mengalami banyak kerugian. Pertanyaan selanjutnya, dimana dan seperti apa wujud ruang terbuka hijau?